Mungkin kita semua pasti hafal sekali dengan kalimat "Cinta adalah Pengorbanan". Novel, cerpen, atau lagu-lagu banyak menjelaskan tentang pengorbanan anak manusia akan cintanya, terlebih ada yang pengalaman pribadi. Sehingga tidak jarang hal-hal yang berbau cinta seperti ini, apalagi yang agak tragis kisahnya selalu booming. Perhatikan saja di chart lagu anda hari ini, kebanyakan tentang perihnya cinta kan?
Kisah klasik seperti Romeo n Juliet, atau Titanic sampai detik ini masih populer.
Saya tertarik menulis hal ini, karena saya memperhatikan di sekitar saya (terlebih teman-teman friendster saya) dan mungkin juga kita yang membaca saat ini. Mengalami masalah dengan cinta ini. Memang dia tidak berpengaruh banyak dalam kehidupan kita (sebagian besar dari kita) tapi setidaknya bisa membuat cara pandang dan pola berpikir kita bisa tidak on karenanya.
Cobalah kita lihat, beragam sekali masalahnya. Yang pada intinya adalah hasrat cinta mereka tidak tersalurkan dengan baik, entah itu putus cinta, tidak setia, tak berbalas, atau juga salah faham.
Selagi anda semua (yang merasa atau mengalami dan membaca tulisan ini) masih menganggap cinta adalah pengorbanan, maka anda akan selamanya begitu.
Bagi saya cinta adalah anugerah, bukan pengorbanan. Bukan berarti saya tipe orang yang tidak setia kepada pasangan atau egois -tidak mau mengalah- ya..
Jika anda menganggap cinta adalah pengorbanan, maka sesungguhnya anda telah diperbudak oleh cinta itu. Jadi kontradiktif sekali dari hakikat cinta itu sendiri, dimana cinta oleh Yang Kuasa diberikan kepada manusia sebagai suatu tanda kebesaran-Nya (ada di ayat alquran kalau tidak salah surat Ar-Rum), bukan untuk disembah dan berlutut, bertekuk lutut di depan cinta yang ia anugrahkan itu..
Cobalah buka pikiran anda, cinta memang bumbu hidup. Tapi cinta bukan hal inti yang membuat anda bertahan hidup...
Jika anda semua memang yakin dengan "hadirnya" cinta itu, anda tentu sepakat untuk tidak saling diperbudak oleh cinta kepada pasangan anda, sehingga anda tidak banyak menuntut kepada pasangan anda.
9.10.2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






9 comments:
Lagi mabok cinta ya? seneng friendster ya...weleh2 coba ke face book yang lebih cool hans.
biaso lah anak mudo....... macam dak pernah mudo bae nih pakde
weh... jan cocok... tapi ngomong2 kok ada kode error di bawah blog sampean bos
@pakde: ya gitu pakde, seneng juga ama fs, kalo facebook udah ada akunnya, cuma masih rada2 bingung.
@reinhardjambi: yah, cinta terkadang membingunngkan :(
@ario saja: itu kalo gak salah bukan eror bro, ini template saya ambil/donlot dari situs orang luar, mungkin itu bahasa itali, atau perancis, saya kurang ngerti juga, tapi nanti akan saya edit html-nya. thanks bro
yang jelas cinta itu buta....
@novnov: tapi kitanya yang mesti punya mata, betul? he
kalo cinta buta jadi lihatnya gimana
@thevemo: ya itu tadi, cinta memang buta. tapi kita mesti punya mata
"Jika anda menganggap cinta adalah pengorbanan, maka sesungguhnya anda telah diperbudak oleh cinta itu"
I'm totally agree with that. Tapi saya gak setuju dengan kalimat "cinta itu buta". Justru, jika dipahami lebih dalam, cinta membuat kita melihat dengan lebih jelas. Inget pepatah "Love sees everything". Cinta melihat sesuatu yang tidak terlihat oleh mata telanjang. Dengan begitu, cinta tidak membuat kita kehilangan logika. Cinta dan logika bisa berjalan seiring kok. It works for me till now :)
Post a Comment